“Doumo. Boku desu.”: Negosiasi Maskulinitas dalam Citra Idola Sakurai Sho

  • Bawuk Respati Institut Kesenian Jakarta
Keywords: negosiasi maskulinitas, maskulinitas hegemonik, maskulinitas alternatif, idola, citra, intertekstualitas, Sakurai Sho

Abstract

Idola laki-laki Jepang dapat dipandang sebagai sebuah bentuk manifestasi dari ide mengenai maskulinitas yang dapat ditemukan dalam masyarakat Jepang. Citra seorang idola adalah sesuatu yang kompleks, maka nilai-nilai maskulinitas yang dimanifestasikan pun kompleks. Hal ini tercermin dalam citra Sakurai Sho, anggota grup idola Arashi, yang tidak hanya tampil dalam konteks dirinya sebagai seorang idola, dengan menggelar konser, tetapi juga bekerja rutin sebagai seorang newscaster dalam sebuah acara berita televisi. Dengan merujuk kepada konsep mengenai maskulinitas hegemonik, yang terwujud dalam sosok salaryman di Jepang, serta konsep mengenai performa gender idola laki-laki yang dinilai sebagai bentuk alternatif dari maskulinitas di Jepang, ditemukan bahwa dalam konstruksi citra Sakurai Sho, terdapat proses negosiasi antara nilai-nilai maskulinitas dominan dengan nilai-nilai maskulinitas alternatif. Negosiasi tersebut terutama muncul dalam hubungan intertekstual antara sejumlah teks media yang membentuk citra Sakurai Sho secara keseluruhan. Negosiasi dalam intertekstualitas ini menunjukkan bahwa maskulinitas bukanlah entitas yang tetap.

Published
2020-01-13
How to Cite
Respati, B. (2020). “Doumo. Boku desu.”: Negosiasi Maskulinitas dalam Citra Idola Sakurai Sho. Jurnal Seni Nasional Cikini, 5(2), 6-21. https://doi.org/10.52969/jsnc.v5i2.79