Announcements

Call For Papers Jurnal Cikini edisi Desember 2021

2021-04-20

Call For Papers Jurnal Cikini Desember 2021

 

Terbit edisi Desember 2021

 

Tema untuk Jurnal Cikini yang akan diterbitkan Desember 2021 berfokus pada aspek-aspek seni ilustrasi komik dan dunianya berkaitan dengan; konteks kreatif, produksi, konsumsi sosial, budaya, politiknya. Artikel ilmiah yang diharapkan tidak terbatas pada seni ilustrasi komik di Indonesia, namun juga terbuka pada diskursus budaya komik negara lain. Bahasan genre ilustrasi komik tidak terbatas, contohnya ilustrasi purba, cetak maupun yang berbentuk digital.

 

Semua usulan artikel akan melalui blind atau blind review. Batas waktu pengiriman bulan September 2021.

Read more about Call For Papers Jurnal Cikini edisi Desember 2021

Current Issue

Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Seni Nasional Cikini

Tema kali ini mengangkat komik. Komik merupakan suatu ekspresi yang mengandung kombinasi ilustrasi teks dan gambar. Ada beberapa pendapat seperti yang disampaikan Jesper dan Sarah Weichman yang melihat bahwa keberadaan ekspresi seperti komik sudah ada semenjak peradaban manusia kuno seperti di zaman Mesir kuno melalui gambar hieroglyph, Mesopotamia melalui tenunan-tenunannya, Mexico pada zaman Maya kuno dan lainnya. (Anne Magnussen, ‎Hans-Christian Christiansen, 2000: 59-60). Pendapat lain mengatakan bahwa komik dalam bentuknya yang kuno tersebut,hieroglyph misalnya, mengandung unsur religi, berhubungan dengan ritual serta merupakan alat membantu ingatan sebagai mnemonic untuk merekam alam pikiran dan kearifan lisan dalam bentuk tulisan yang diyakini merupakan hadiah sakral dari Dewa Thoth sang penyembuh, sang arif, dan penulis para Dewa. Awal mulanya orang Mesir kuno menggunakan hieroglyph untuk akuntansi kemudian alat birokrasi, kemudian berembang menjadi inskripsi yang menghiasi peti mati dan makam dengan visual yang merupakan simbol binatang, burung, dan manusia untuk menghidupkan adegan-adegan tersebut. Gambar ilustrasi kuno yang dilengkapi dengan simbol-simbol phonetic menceritakan suatu narasi budaya pada masanya sehingga menjadi suatu komunikasi untuk generasi di masa depan, seperti kita di saat ini di tahun 2021. Dari narasi dalam ekspresi komik maka kita dapat melihat perubahan sosial dari masa ke masa dan adanya konteks berhubungan dengan historisitas sosial, ekonomi, politik, sastra dan seni. Para penulis dalam edisi ini yang terdiri dari para pakar di bidangnya masing-masing, memaparkan pemikiran-pemikirannya berhubungan dengan komik dengan segala spektrumnya.

Selamat membaca...

Published: 2022-01-18

Full Issue

View All Issues